Uang Tunai lebih baik daripada Debit

Setelah disambut kabar baik bahwa depositoku di bank Mandiri yang kubuat secara coba-coba ternyata cair tepat di pergantian tanggal 15 November ke 16 November 2015, akhirnya mulai nih merancang-rancang mau beli apaan… biasa deh perempuan, langsung habis pulang kerja jam setengah 10 malam capcus ke Alfamidi dekat seskoal cipulir.

Sudah masukin barang belanjaan ke keranjang seperti tisu promo, kapas, toner, deodorant dan lain lain, akhirnya menuju ke kasir pembayaran.

Seperti biasa aku mengeluarkan kartu debit BCA ku, kartu Xpresi BCA yang bergambarkan grand piano. Aku memang biasanya kalau belanja jarang sekali pakai uang tunai, karena kalau pegang uang tunai entah kenapa selalu tergoda beli gorengan. XD

Mbak kasirnya seperti biasa menggesek di bagian EDC dan saya memasukkan nomor pin. hasilnya ? nihil. Kalimat Referall tertera di mesin edc BCA setelah saya memasukkan nomor pin. Oh SHIT! pikirku. Mana aku nggak punya uang tunai lagi. Akhirnya aku menggesek ke ATM BCA yang ada di Alfamidi tersebut untuk ambil tunai dan hasilnya lagi ? Bukannya bernapas lega malah panik berat, lha wong dimesin ATM tertuliskan “Maaf transaksi anda gagal dilakukan”

What. The. Fucking. Hell.

Mati.Aku.

Dengan berat hati dan tentu saja malu, aku minta maaf ke mbak kasir Alfamidi-nya untuk mengembalikan barang-barang belanjaku karena nggak jadi beli.

Di parkiran, langsung aku telepon BCA Call Center di (021)-1500800. Setelah pencocokan data dan lain-lain akhirnya didapatkan bahwa tidak ada masalah dengan kartu ATM ku, Kartu atmku tidak terblokir dan tidak ada kesalahan transaksi BCA saat itu.

Lalu kenapa aku mencoba transaksi di Alfamidi itu, sama sekali tidak bisa ?

Katanya CS nya, mungkin saja ada kesalahan jaringan di Alfamidi tempatku melakukan transaksi sehingga kartu debitku tidak bisa digunakan.

Akhirnya setelah membayar parkir Alfamidi, aku mencoba meluncur ke Alfamidi lain yang lebih sepi dan ada mesin ATM Bcanya. Berbekal pengalaman tadi, mending coba tarik tunai dulu aja sebelum berbelanja. Entah kenapa di ATM BCA ini, transaksi tarik tunai berjalan lancar dan bersahaja.

Walah.

Mungkin ini pembelajaran ya kalau akan lebih baik selalu sedia uang tunai karena apabila terlalu bergantung pada pembayaran elektronik seperti kartu debit dan kredit, bisa saja akan terjadi kesalahan teknis seperti yang kualami kemarin.

Oke Fix, aku nggak bisa kembali ke Alfamidi sana lagi.

Dengan ini aku menyatakan pembayaran transaksi melalui kartu debit dan kredit tidak akan kugunakan lagi untuk belanja di mesin EDC kecuali untuk transfer online.

Mendingan sedia uang tunai yang pasti-pasti saja. Kapok banget deh aku. -_-

Bagi bagi mp3 anime

Hai all.

Aku mau bagi bagi lagu nih. Kali ini ostnya otome game yang keren keren yang jadi sasaran.

Check it out ya : ^^

1. Hanakage.
Sebenarnya ini BL Game. Bagi yang nggak tau BL Game, jadi game ini diciptakan buat para pencinta Yaoi. Kekeke~~. Aku suka MV nya tapi belum pernah main game nya. Download disini.

image

2. Jewelic Nightmare.
Nah… kalau ini beneran otome game. Hehe. Ceritanya tentang pangeran batu-batu perhiasan seperti zamrud, diamond, ruby. Aku suka lagu ostnya. Yang nyanyi ternyata salah satu seiyuunya. Download disini

image

3. Kuro to Kin no Hirakanai Kagi.
Ini otome juga, tapi katanya sih di gamenya banyak adegan yang lebih baik tidak dimainkan anak dibawah umur 21 tahun. Ostnya bagusss. Download disini.

image

4. Scarlet Fate.
Ini judul game androidnya. Ada versi berbayar sama yang versi gratis. Bedanya, kalau berbayar pasti ceritanya 1 alur langsung kedownload semua, tapi yang versi gratis harus nunggu 3 bulanan kali ya sampai ceritanya tamat. Ini lagunya bagusss banget. Recommended buat yang suka tipe mendayu dayu. Download disini.

image

5. Kichiku Megane.
Ini BL Game juga, seperi Hanakage. Yang suka Yaoi sepertinya bakal suka. Ini tentang kepribadian ganda. Kalau pakai kacamata dibandingkan dengan tidak pakai kacamata bedanya bagai langit dan bumi. Download disini.

image

Okee. Sekian sesi bagi bagi mp3nya. Semoga kalian suka ya.

Maaf bagi yang nggak suka Yaoi tapi kalau nggak suka jangan di mainkan gamenya, lagunya tetep di putar.

Goyang mang !!!

Posted from WordPress for Galaxy Note 3

Venus Brio – Layar Tv jadi hilang semutnya

Halooo
Ini updatean dari masalah tv ku yang bersemut di bekasi. Jadi akhirnya aku memutuskan untuk membeli Hd Player sekaligus converter Tv analog ke Tv digital yang merknya ‘Venus Brio’. Aku belinya melalui online shop dengan harga 375.000 sudah termasuk ongkos kirim.
Gini nih penampakannya :

image

image

image

Ternyata kecil sekali loh, aku kira seukuran dvd player.
Setelah utak atik, sambung ke tv dan scan channel akhirnya berhasil deh dapet tayangan tv yang bening bagaikan air mengalir

image

Lalu aku nyoba sambung pake hardisk 1tb. Ternyata bisa memutar semua tipe file download film loh.

image

image

Ini aku nyoba muter mp4 360 p aja udah bagus banget.
Pokoknya alat ini rekomendasi deh. Harus beli kalau punya masalah tv semut kaya didaerahku. Apalagi ada garansinya 1 tahun.
Two thumbs up.

Posted from WordPress for Galaxy Note 3

Saatnya era siaran digital ?

Baru baru ini aku diserahi tanggung jawab mengurus rumah di Bekasi Timur sama ortu. Tapi berhubung aku kerjanya di Jakarta Selatan, jadilah aku ‘kalau bisa’ mengunjungi rumah Bekasi seminggu sekali saat hari Sabtu. Yang terpenting sih kata mami, tanamannya disirami soalnya ada tanaman Bit yang katanya sih adalah tanaman mirip buah kurma saking manisnya. Eman katanya, soalnya sudah berdaun hijau hijau, jadi seminggu sekali kamu harus ke Bekasi! Begitulah titah kanjeng mami.
Oke karena di Bekasi juga cuma sendiri dan nggak kenal tetangga kanan kiri, jadilah hiburanku ya kalau nggak main hape, ya nonton tv.
But… but…
Bener-bener nggak nyangka banget kalau di Bekasi yang logikanya deket sama Jakarta, siaran Tv nya malah… astaghfirullah.. kaya semut baris berbaris.

Why man ?? Why… ?
Yaa emang sih aku nggak pake tv kabel atau sejenisnya, tapi kayaknya kalau di Surabaya juga masih aman aman aja deh siarannya.. :'(:'(:'(

Sekalinya pengen nonton TV malah nggak bisa.

Jadilah aku cari-cari yang bisa membuatku nggak bosen. Awalnya sih kepikiran pasang tv kabel kayak indovision atau sejenisnya,tapi setelah lihat paketannya kayaknya nggak kuat deh dan bakal rugi karna aku juga cuma seminggu sekali kesana.
Terus kepikiran juga beli dvd player, tapi yang ada usb nya gitu.. jadi bisa nonton film yang kukumpulkan di hardisk. Pas nyari nyari merk dvd apa yang tahan banting, support mp4, avi, de el el dan tentu aja dengan harga low end, aku baca di kaskus katanya rugi kalo beli dvd player.

Loh kenapa ?

image

Katanya sih daripada beli dvd player buat mainkan hardisk mending sekalian aja beli HD Player. What is that ?

Hd player yang baru kudengar namanya ini adalah player mini yang bisa memutar segala jenis file yang biasanya u puter di laptop. Jadi kalo yang kebiasaan beli Divx yang isinya file file film dan cuma bisa diputer di laptop, kita bisa memindahlan file itu ke flash disk atau hardisk lalu dicolokin deh ke Hd Player.
Hd Player juga support kabel RCA kok. Itu loh kabel kuning putih merah yang biasanya nongol di belakang atau depan TV. Hehehe kebetulan nih TV ku belum support smart tv kayak iklannya artis korea itu. *entah harus sedih atau senang.

Hebatnya lagi HD Player juga bisa disambungkan ke antena dan bisa mencari frekuensi channel tv yang digital. Menurut info yang kubaca di kaskus sih tahun 2018 semua siaran analog akan di offkan. Jadi mau nggak mau kita antara punya converter kayak HD Player gini atau punya tv baru yang support digital gitu.

Oke penasaran dengan HD Player akhirnya searching searching merk apaan yang bagus. Ketemu deh antara Xtreme atau Venus

image

image

Bedanya cuma harganya sih. Jadi Xtreme ini sama Venus harganya beda 100 ribuan, akhirnya memutuskan beli Venus aja deh, katanya leluhur harga menentukan kualitas, jadi harus milih yang mahal dong *sibak poni.

Nah Venusnya mau datang tanggal 4, jadi nanti bakal cerita lagi deh kelanjutan TV semutku setelah ada Venus. Walaupun nggak terlalu berharap juga sih, kalau berharap terlalu tinggi takut jatuhnya keras menyentuh bumi #eh_ngelantur.

Perjalanan Erha – Aphotecary Bekasi

Aku sudah lebih dari 1 tahun pakai Erha. Pertama dimulai dengan breakout wajah di Bali, terus lihat mbak rekan kerja yang wajahnya mulus banget, akhirnya pergi deh ke Erha Bali. Waktu di Erha Bali kayaknya hampir 1 tahunan deh.
Pas balik ke Surabaya, neruskan ke Erha cabang Sidoarjo. 1 kali konsultasi dan tindakan Peeling Acne, well kurasa nggak terlalu bagus ya kalau pas disini, dokternya memang ramah sih, tapi pas setelah peeling acne jerawat jadi menyebar bak bunga mawar.
Akhinya bulan depannya nyoba ke Erha yang di deketnya Plaza Marina. Lupa Erha mana itu, dokternya menyarankan mukaku ini diobati komedonya dulu karena ceritanya aku nggak mau facial. Akhirnya Evalen Gel jadi obat wajib disini. Dan otomatis membuat wajah kusem. 😥
Bulan September ini aku pindah ke Jakarta. Karena cream Erha yang dari Surabaya sudah habis, awalnya rencana mau ke Erha Bintaro, tapi setelah dipikir pikir berhubung aku nggak tau jalannya akhirnya ke Erha Aphotecary di Metropolitan Mall Bekasi.
Suasananya ramai banget, sumpah hampir aja kukira antrian dokter gigi. Hahahaa

Dokter aslinya nggak masuk, jadi dokter pengganti yang gantikan. Pada dasarnya dokternya setuju kalau wajah ini harus dibersihkan jerawatnya dulu sampai nggak muncul lagi. But, hey! Masalahnya memang hormonku ini hormon jerawat, jadi kayaknya bakal sulit banget ini biar jerawat nggak muncul 😥

Teteup aja di kasih cream cream jerawat. Yang fantastis disini, konsultasi dokternya 160 rbu. Oke akhirnya kesimpulannya setiap daerah, harga konsultasi Erha beda ya. ERha di surabaya 120.000 , Erha di bali 75 ribuan.

image

image

Nah ini obat obatan yang harus ditelateni sampai bulan depan.
Kondisi wajah sekarang : berminyak wajan penggorengan, jerawat di bawah bibir ada satu, jerawat kering di jidat kanan satu, jerawat di pinggir hidung satu, kusam , dan scar hampir sewajah. Hahahaa.
Tiba tiba nyanyi let it go.

Ciao..