~KKN~ Desa Sekarat Sinyal ….2

Oke, petualanganku dimulai. white-cloud-emoticon1

Besok paginya, kok didepan posko ramee banget. Banyak ibu-ibu dan anak-anak setinggi lutut orang dewasa dengan rambut yang dipasangi beragam jepit dan bedak putih tebal mengelilingi posko. sweating-onion-head-emoticon Ealah, ternyata lokasi balai desa Kramat ini juga digunakan sebagai tempat PAUD karena nggak ada gedungnya.

PAUD ini bisa dibilang Play Group gitu. Para cowok mendorong para cewek untuk ngunjungi PAUD itu. Oke, ini tidak adil. Hanya karena kami ini cewek –__–. dan ternyata saya cewek (HAHAHA). stoned-onion-head-emoticon

Akhirnya saya, Alfi dan Nilam dengan setengah hati dan keberanian besar mendatangi guru PAUD itu. (gak gampang lohh langsung datang ke kumpulan ibu-ibu dimana masih berstatus orang asing.) Oke, Oke, Oh, ternyata PAUD ini seperti ini. Mereka-anak-anak kecil itu diajari nyanyi-nyanyi, pancasila, dan segala macam gerakan tubuh. HAHHAA *saya tidak terbiasa dengan anak kecil, kami hanya bisa ketawa geje saat disuruh bantu-bantu PAUD. sip sip, yang akhirnya kami kaburrr karena nggak tahan dan memilih mengerjakan proposal. 😀 *dijadikan catatan bahwa kami akan mulai ngajar PAUD di minggu ke 4 atau ke 5 :P*uhuhuh-onion-head-emoticon

Setelah PAUD diadakan rapat perangkat desa. Kami, selaku anak-anak KKN tentu harus dong ikut rapat desa itu. Jadi rapat yang membahas tentang rencaana pembangunan desa di tahun 2014 itu berjalan dengan baik. Tentu saja banyak simpang siur gosip kiri-kanan, tapi, yah, kami berusaha mengabaikan. Lagian juga cuma 1,5 bulan kan.. sigh-onion-head-emoticon

Hari itu berjalan dengan seharusnya. Ditambah suasana awkward moment antara anak-anak KKN dan bapak Kepala Desa Kramat. *usut punya usut, ternyata beliau tidak tahu kalau kami datang ke desa itu tanggal 17 Januari. Yah, gag tahu deh, yang jelas aku sudah ada disini nih.. Kami dikasih referensi Laporan KKN gelombang sebelumnya dan profil desa 😀 seneng juga sih, soalnya di minggu pertama ini diharuskan mengisi profil desa untuk laporan ke Dosen Pembimbing Lapangan .. 🙂

Karena saat aku nulis ini sudah hari ke-7, jadi kejadiannya sudah lumayan banyak banget. Yang tidak bisa dilupakan adalah survei ke sekolah-sekolah. Kami sempat survei ke SDN 1 Kramat, SDN 3 Kramat, SMP Kramat dan MTs. Jalan ke MTs ini huancur banget. Batu-batunya super licin dan curam menukik kebawah. Aku naik motor dan menakutkan banget tuh. Gak kebayang kalo sampai jatuh gitu, Astaghfirullah. Sepanjang perjalanan cuma Ayat Kursi-an aku.. 😦 scary-onion-head-emoticon

Terus akhirnya setelah survei ke desa, malamnya kami rapat. Sehingga muncullah ide membuat acara fashion show dan lomba adzan karena sekarang adalah bulan Maulid. Yah, nggak tahu deh apa bisa disetujui ide ini 😦 Doakan guys.

Aku yang sempat galau akhirnya memilih memberikan program penyuluhan tentang ‘Bahaya Narkoba’. Walau sudah umum, tapi kan masih perlu dilestarikan penyuluhan seperti ini 😀

UPsss.. ada sedikit perpecahan sih di kelompok kami, tapi semoga tidak mempengaruhi jalannya program KKN selama 1,5 bulan ini . 😀 not-listening-onion-head-emoticon

Lalu menurut informasi, Dusun Zelandia itu dusun paling jauhh di Desa Kramat. Oke, dengan keyakinan penuh hujan akan turun sore hari, kami berangkat dengan 6 orang ke dusun itu. Jalan yang dilalui ? Masih sama parahnya, bedanya tanah disini becek dan memungkinkan terjadi lontaran ke tepi jurang. *ini gunung*. Dengan penuh perjuangan, Revoku berhasil melalui jalan berliku-liku khas gunung, yang saya syukuri ga ada monyet bergelantungan. Mungkin monyetnya sudah migrasi. hell-yes-onion-head-emoticon Poin plusnya ? Airnya beninggg banget, pemandangannya keren. Yah, mirip-miriplah kaya pemandangannya 5 cm. 

Dusun Zelandia ini bersihhh banget, rumahnya susun mungil-mungil gitu. Mungkin karena dikelola oleh PTP ya, jadi PTP ini mengelola perkebunan tembakau di kota Jember-Tembakau itu seperti jantungnya kota Jember. Tamannya itu yang buat orang menahan napas. Bagusss banget. Hijau, merah, ungu, ya ampun, segala macam warna deh, dengan perjuangan sehebat itu pas ke dusun ini yaa kita semua agak senang juga. Hehehe. 😀

Ah sudah ah sudah… cape ngetik live action. Kayaknya itu aja deh kejadian yang dialami. Walau masih banyak yang belum diceritakan seperti anak-anak cewek yang nunggu berkat makanan dari para cowok yang ikut acara Maulidan pas hujan deras,  revisi proposal yang buat galau karena harus dikumpulkan seminggu setelah seminar, plus lembaran proposal dan biodata mahasiswa KKN kelompok 49 Yang banyak typho sehingga harus diprint ulang, padahal jarak tempat ngeprint dan posko jauhh banget dengan kondisi medan kaya desa tidak terjamah-melewati hutan dan hutan bambu. oh-onion-head-emoticon

Oya, kemarin pas balik ke kosan di Jember juga aku kehujanan. Hikzz hikzz, bertekad mau beli mantel hujan ah setelah nulis ini. Jaga kesehatan itu penting, apalagi di desa asing. Yaah, walau perangkat desanya baik-baik semua. *Kami kadang dikasih sayur bayam atau sayur kenikir, tinggal nunggu kapan kami dikasih bebek aja :p **disaduk warga desa**innocent-onion-head-emoticon

Ehem. cucian menggunung nih, semoga bsok kering. Amin.. 😀

Ciaoo ciaooo info-onion-head-emoticon

~KKN~ Desa Sekarat Sinyal …1

Saat mengetik postingan ini, aku dan teman-teman satu kelompok 49 sedang kabur dari kewajiban Kuliah Kerja Nyata di desa Kramat Sukoharjo, Tanggul-Jember. Nah, ini aja sekarang aku lagi dengan nyaman ngadep kipas sambil ngetik diganjel sama guling barbie-ku, hahahaa.  uhuhuh-onion-head-emoticon

KKN yang menyebabkanku tidak bisa sering-sering ngarang FF apalagi baca novel ini bertempat di desa Kramat Sukoharjo, Tanggul-Jember. Dengan start awal KKN Gelombang 1 2012-2013, kelompok 49 yang terdiri dari 8 orang, sekitar tanggal 17 Januari 2013 mulai diterjunkan dan ‘dibuang’ sebenarnya ke desa terpencil ini. sweating-onion-head-emoticon

Oke, awalnya aku bahkan nggak tahu dimana letak desa ini, jadinya santai-santai aja dengan kondisi sepeda motor Revo tersayang seadanya. Pas diajak pergi survei ke desa yang dititah harus ditinggali dan dikembangkan selama satu setengah bulan ini, ternyata JALAN-nya sodara sodara!! Jalannya hancur ! Makadam, Batu-batu besar, aspal yang sudah rusak! OMG. Tentu saja teriakan hati mewarnai sepanjang perjalanan jalan rusak nan licin ini (karena musim hujan). Ups, bukan itu saja, survei awal yang hanya dengan 5 orang ini juga mengungkap bahwa tempat posko kami menginap ini pas sekali dengan kuburan. Horor ? Apalagi saya… -_-“scary-onion-head-emoticon

Ditahan-tahan dengan harapan semoga semakin menanjak keatas (desa ini di area gunung) jalannya semakin bagus ternyata hanya harapan semu semata (ceileh). Jalan yang dilalui malah semakin parah saja, batunya tambah besar-besyar.. Astaga sampai saya nulis typho begini.. HAHHAHAA.. KETAWA DAN BERTERIAK HISTERIS DALAM HATI. dying-onion-head-emoticon

Tapi dibalik medan yang membuat filem 5 cm saja kalah (halah,-alay), ternyata kami sudah disediakan tempat menginap oleh desa-nya. Bila dibandingkan nasib anggota anak KKN lain yang juga berada di Tanggul cuma beda desa yaa sudah termasuk beruntunglah, karena kami hanya diharuskan membayar air dan listrik, free nginap. HEHEHE,, Seneng juga sih, tapi ya itu,, HOROR ,, haha

Oke, hari pertama, Kamis, tanggal 17 Januari 2013, setelah upacara pelepasan yang bertempat di lapangan gedung Soetardjo di area kampus Universitas Jember, akhirnya aku pergi deh dengan motor kesayangan, si Revo, menuju ke Balai desa Tanggul dengan perjalanan sekitar 1-1,5 jam-an (bokong dijamin panas).

Kejutan! Setelah sampai ke balai desa (ternyata barang2 koper dan tas yang dititipkan ke bis sudah diturunkan), ternyata KOPER saya TIDAK ADA! PANIK! KERINGAT DINGIN! Usut punya usut, ternyata koperku saat mau diturunkan ga ada yang ngaku (yaiya, lhawong aku ga ada disana) dan akhirnya kebawa sampai ke daerah SEMBORO, JEMBER. Dengan panik dan keringat dingin, untung saja DPL Tanggul, pak Krisna langsung menelepon untuk diantarkan koperku kembali ke Balai Tanggul *bernapas lega* lonely-onion-head-emoticon

Setelah itu, masalah selanjutnya, yaitu gimana cara membawa koperku yang besar dan bujuh buset berat banget dengan sepeda Revo-ku yang notabene berbeda dengan sepeda motor Matic *Pas ini aku udah siap-siap tali rafia buat ngiket koperku* TERNYATA, Allah membantu lagi, ada temen sekelompok yang keluarganya rela menerobos jalan hancur dan mengorbankan sparepart *lupa namanya, pokoknya papa selalu teriak-teriak kalau mobilnya masuk jalan jelek dan terguncang-guncang*.evil-smile-onion-head-emoticon

Alhamdulillah, sampai ke posko sudah. Dengan teman-teman yang tentu saja masih asing-karena kelompok KKN ini adalah 8 orang perpaduan dari bermacam-macam jurusan, akhirnya kami saling mengenal. Mungkin karena tinggal serumah ya, jadi semua sifat-sifat langsung deh dimengerti. 

Ups ups, sekarang saat aku ngetik ini sih sudah tanggal 24 Januari 2013, yang artinya kami sudah tinggal serumah selama 8 hari-an. Sudah lumayan banyak juga sih kejadian yang terjadi :D. Misalnya saja, rencana awal itu adalah memasak setelah sampai di Posko, eh eh ternyata selang buat kompor gasnya rusak. Karena sudah kelaparan berat dan awal diperingatkan oleh pak Sekdes untuk jangan keluar malam-malam karena bahaya, ehh 2 lelaki = Emen dan Amin, nekad menembus dingin dan udara malam serta ketiadaan lampu kecuali lampu sepeda motor melewati jalan setapak hutan *desa Kramat ini memang desa yang masih banyak pohon-pohon dan hutannya. Gelap dan butuh lampu karena ketiadaan lampu jalan*. Menu malam itu ayam kampung goreng harga Rp. 10.000,00.depressed2-onion-head-emoticon

Kenyataan mengejutkan lain yang sangat sulit diterima oleh manusia yang telah menggantungkan hidupnya pada ponsel dan koneksi internet : TIDAK ADA SINYAL GSM. Hellooo??? Jadi sia-sia saja aku sudah isi paket BB 30 rbu Axis karena ga ada blasss sinyal axis :”(crying1-onion-head-emoticon

Oke, kepanikan 4 orang perempuan dalam satu kamar karena nggak ada sinyal, akhirnya pas lihat ke ruang tamu yang rame nya minta ampun kaya diskotik dengan suara musim berdebum, si cowok-cowok BISA FACEBOOKAN! ternyata usut punya usut juga, di desa itu CDMA lah yang berkuasa. HADUH, PLISS. mana modem Smartfrenku sudah rusak *nangisssss* crying3-onion-head-emoticon

Okee,, lanjut lagi besok ahh buku harian KKN nyaa.. cia00~~~ dong-onion-head-emoticon