My Lord, My Love PART 1

Kenangan tidak akan hancur. Tidak jika kau ingin menyimpannya. Piring-piring hanya benda, sama seperti foto. Pengingat yang efektif, tapi kalau foto itu hilang, kau hanya akan kehilangan selembar kertas. Kenangan ada di dalam hatimu. Cara kau tersenyum waktu kalian berdua mendengarkan lagu yang kalian sukai, ingatan akan warna pakaian yang dikenakannya waktu pertama kali bertemu… hanya kepedihan yang bisa memudar, kalau kau mengizinkannya. Ciptakanlah kenangan baru. Itu sebabnya matahari selalu bersinar, mengapa eskrim terasa lebih enak…

-Baby On Loan by Penny Jordan-

 

Judul              : My Lord, My Love Part 1

Author            : vina (pulpen_ijo@yahoo.com)

WEB               : lembarandaunhijau.wordpress.com

Genre             : paranormal, romance

Rating             : 18+

Main Cast      :

                        Siwon as Hades  (God of Underworld)

                        Soo Young as Persephone (Goddess of Harvest)

Other Cast     :

                        Tae Yon (SNSD) as Artemis

                        Jessica (SNSD) as Athena

                        Hyo yon (SNSD) as Demeter

                        KyuHyun (SUJU) as Cerberus       

                        Lee Teuk (SUJU)  as Zeus

-Siwon POV-

Hanya ia yang memiliki tawa seperti itu. Tawa yang berbeda dan lain dari wanita lain. Kenapa aku merasa seperti ini? Berdebar-debar tidak karuan. Seperti remaja yang tidak bisa mengendalikan hormon saja. Sadar Siwon! Sadarlah! Ia bukan untukmu! Soo Young itu cahaya, dan kau adalah kegelapan. Soo Young ibarat bunga, dan kau ibarat batu. Soo Young ibarat air dan dirimu yang hina ini ibarat api. Kau dan dia sangat bertolak belakang! Ia cocok di musim semi, dengan bunga-bunga yang bermekaran di padang bunga pinggir sungai, dan kau? Kau hanya cocok di kegelapan, tempat tanah gersang dan kering, dimana tidak ada matahari yang menyinarimu. Kegelapan. Kesuraman. Kau tidak pantas untuknya. AKU tidak pantas untuknya.

“Hyung, kau melamun.” Suara KyuHyun membuyarkan lamunanku. Aku melirik sekilas kearah lelaki didepanku ini. Seorang lelaki tinggi, ramping, dengan sopan santun tidak tercela dan senyum ramah yang tidak pernah hilang dari wajahnya. Senyuman iblis bila tau perubahan wujudnya. Seringkali, para wanita terpikat pada senyumannya dan berakhir dengan menghuni salah satu sel di neraka ini. Bahkan sekarang ini saja KyuHyun sedang tersenyum, menunggu kesediaan tuannya untuk bercerita padanya. Hell, tidak mungkin kan aku akan mencurahkan pikiran labilku padanya.

“Sampai dimana diskusi kita tadi? “ aku mengacuhkan pertanyaan terselubung dari KyuHyun. Sekilas ekspresi kekecewaan melintas yang langsung digantikan dengan senyuman menawannya.

“Yah, aku menyarankan ditambahnya penjaga dari pintu neraka sebelah Barat, karena akhir-akhir ini ada beberapa jiwa yang kabur dari penjagaan penjara. Bahkan LeTeuk mengeluh karena saat ia berjalan-jalan, ia sempat melihat jiwa orang mati yang berkeliaran. Itu saja sudah membuatnya menuduh kalo kita ini tidak kompeten dalam menjaga dunia bawah.” KyuHyun membalik halaman di catatan yang ia baca dan melanjutkan, “Oh dan juga LeTeuk titip pesan padamu.” Tambahnya ceria, “Dan pesan yang sangat unik sekali.”

Kali ini aku sungguh-sungguh mendengarkan. Setelah tadi sempat mendengus dan yang jelas meremehkan laporan LeTeuk. Hyung tersayangnya yang terkutuk itu tidak pernah berubah. Selalu saja senang mengeluh. “Apa pesannya ?” kataku setengah hati. Setengah pikiranku masih menyusun daftar panjang pantas-tidaknya-aku-bersama-seorang-dewi.

“Well, ia berkata ‘aku turut gembira saudaraku’”

“Hanya itu? Pesannya hanya satu kalimat itu? Lucu sekali.” Dengusku. Maksudku, apa yang membuatnya turut gembira? Aku tidak pernah sekalipun melanggar ketetapan dunia bawah. Yah, walaupun aku sebenarnya diijinkan untuk mengunjungi dunia atas karena akulah aturannya, tapi tidak pernah sekalipun ia menengok kegembiraan duniawi diatas. Baginya dunia yang ideal ada dalam kesedihan. Seperti neraka ini.

“Kau tidak ingin kedunia atas hyung ? sekali-kali cobalah bersenang-senang sedikit. Kau seperti orang tua saja” ejek KyuHyun sambil mendesah dramatis.

“Hm ? Memangnya kau pernah kedunia atas ? Ah, yang kutahu dan sudah kucantumkan dalam aturan-KU, bila kau – KyuHyun – seekor anjing neraka, nekad ingin mengetahui dunia luar, kau akan segera berubah kewujud aslimu dalam dua jam. Jadi, apa kau nekat Kyu ?” tanyaku ringan dengan tatapan menyelidik. KyuHyun mendesah lirih sambil menggelengkan kepalanya sedih.

“Tidak. Tidak pernah. Tapi aku ingin. Ijinkanlah aku, Hyung! Kumohon!” KyuHyun menyuarakan permohonan itu dengan nadanya yang paling memelas, postur tubuh dan ekspresi yang sama memelasnya juga. Membuatku ingin tertawa.  Aku melambaikan tanganku yang dibalut busana serba hitam ini kearah KyuHyun.

“Baiklah. Kuberi kau satu kesempatan.” Tandasku. Mataku menatap sosok didepanku ini dengan senyuman yang dikategorikan licik dan menggoda.

“Hyung! Kau baik sekali! Gomawo!”

“Jangan memelukku Kyu! Saat ini kau bukan anjing! Jangan musnahkan kebaikan hatiku dengan mengurungmu lagi di kamarmu!” perintahku saat Kyu bersiap-siap memelukku. Nada suaraku yang tinggi dan kasar membuatnya lemas, tapi tidak mengurangi kerlipan senang dia mata emasnya.

“Bersiaplah.” Aku beranjak berdiri. Bersiap memakai mantel hitam bercorak emasku dengan KyuHyun mengikuti dibelakangku sambil tersenyum riang.

-Soo Young POV-

“Ia jahat.” Kata Jessica, sambil merapikan rambut pirang keemasannya dicermin oval yang tergantung didinding kamarku.

“Tapi tampan,” tambah Tae Yon, mengulas kuku kakinya dengan pewarna.

Aku mengerutkan kening mendengar penjelasan kedua sahabatku ini.

“Jadi yang benar yang mana? Jahat atau tampan?” tanyaku meminta penjelasan. Jessica masih mencoba berbagai macam poni pada rambutnya dan TaeYon mengalihkan sejenak ulasan kukunya sambil mengerdikkan bahunya.

“Entahlah, aku tidak pernah memikirkannya,” jawabnya ringan. TaeYon menatapku penuh perhatian. “Legenda mengatakan, bila kau sampai melihat matanya yang erotis dan sehitam gelap malam, kau akan diculik dan terperangkap selamanya didunia bawah.”

Aku gemetar. “Benarkah ?” tanyaku takut-takut. “Apakah dia akan membawaku kedunia bawah? Aku tidak akan bertemu kalian lagi? Tidak bisa bertemu eoma ku tersayang?

“Hahaha. Tidak mungkin kan Soo,, Ia hanya mau dengan gadis cantik. Seperti aku misalnya,” Jessica mengedipkan sebelah mata kearahku dengan sebal.

“Hey hey Jes, Soo itu cantik dengan gayanya sendiri.” Ujar TaeYon sambil menyikut Jessica, membuat Jessica menubrukkan dahinya ke dinding diiringi bunyi upf pelan. Aku tertawa. Membuat TaeYon tertawa juga melihat miss perfect seperti Jessica memasang tampang muram sambil mengelus dahinya.

Keriangan ini sejenak membuatku melupakannya. Mimpi-mimpi itu. Aku memimpikannya. Bukan hanya semalam dua malam, tapi sudah sebulan aku memimpikannya. Siwon sang Ruler of Underworld yang bahkan wajahnya saja tidak ada yang mengetahuinya. Tapi aku tahu. Entah kenapa. Aku bisa mengenali alisnya yang hitam, hidungnya yang kuat, rahangnya yang tajam. bentuk matanya, warna matanya. Bola matanya berwarna abu-abu hamper hitam, bukan hitam seperti gossip yang beredar. Seakan-akan ia telah memilihku.

-SIWON POV-

Padang ini seperti dalam mimpiku. Penuh dengan bunga-bunga beraneka warna dan jenis pada musim semi. Aliran air bening yang mengalir di sungai membuat suasana idaman para dewi. Sebenarnya tujuanku kesini itu apa? Mengintipnya? Demi Tuhan, sekarang ia benar-benar bertindak seperti remaja konyol. Siwon duduk dibawah pohon, menikmati sekelilingnya. Secercah sinar matahari menghangatkan wajahnya, suara kicauan burung yang walaupun jauh tetap membuatnya terhibur bagaikan grup orchestra yang kadang ia undang untuk mengisi pesta di dunia bawah. Setelah merekan mendarat di dunia atas ini, KyuHyun langsung melarikan diri darinya menuju kota. Dasar bocah itu, desah Siwon pelan.

“Biarkan ia menikmati kunjungan pertama dan terakhirnya sepuasnya.” Siwon berkata dengan lirih dan berjuang menahan kantuk dimatanya. Dan ia tertidur.

Advertisements

5 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s